Perbedaan Tata Cara Para Pengusaha Jaman Old dan Jaman Modern yang Wajib Kita Ketahui

Perkembangan teknologi yang pesat mendorong pergesaran dalam beberapa aspek kehidupan. Termasuk dalam hal berbisnis. Cara-cara klasik zaman dulu sudah mulai banyak yang tergantikan dengan cara modern berbasis teknologi yang membuatnya lebih efisien. Pernahkah terpikir bagaimana perbedaan tata cara para pengusaha zaman dulu vs modern? Yuk kita simak perbedaannya di bawah ini:


Peluang

Pengusaha zaman dulu biasanya memulai sebuah bisnis karena melihat peluang. Peluang tersebut biasanya didasarkan pada tren, aset, dan skill yang dikuasai. Pengusaha zaman sekarang juga masih melihat peluang dari hal-hal demikian. Namun, semakin banyak pengusaha yang berani berinovasi dengan memulai bisnis start up di bidang bisnis yang tak terpikirkan sebelumnya. Ide-ide bisnis yang dulu tidak mungkin sekarang menjadi mungkin berkat adanya teknologi dan sumber daya manusia yang semakin berkembang.

Rekrutmen karyawan

Zaman dulu, kita harus keliling mencari pabrik atau toko yang membuka lowongan kerja. Sekarang, mencari kerja semakin mudah karena kita hanya perlu membuka internet. Juga tidak perlu lagi mengirim amplop lamaran ke perusahaan-perusahaan. Cukup lewat e-mail saja sehingga lebih hemat biaya.

Begitu juga dalam proses rekrutmen. Wawancara tak lagi perlu dilakukan dengan tatap muka secara langsung. Berkat video call, wawancara bisa dilakukan face-to-face walau antara pewawancara dan yang diwawancara berada di lokasi yang berbeda.

Pembuatan laporan

Dulu pembuatan laporan serba manual. Komputer adalah barang yang jarang. Dan belum banyak karyawan yang bisa mengoperasikannya. Tapi di zaman sekarang, kemampuan mengoperasikan komputer minimal bisa menggunakan software perkantoran adalah suatu keharusan di berbagai perusahaan. Pembuatan laporan tak lagi banyak menggunakan kertas, tapi dalam bentuk digital.

Tempat bekerja

Hampir semua pengusaha zaman dulu mengharuskan para pekerjanya untuk datang ke tempat kerja atau kantor pada jam yang sudah ditentukan. Sekarang pun masih demikian. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak pengusaha muda yang mempekerjakan karyawannya secara remote alias bisa dikerjakan di rumah. Jadi pekerja tidak harus datang ke kantor setiap hari, dan biasanya memiliki jam kerja yang fleksibel selama pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu.

Selain kerja remote, perkembangan start up yang pesat juga memunculkan tren kerja baru. Banyak karyawan dari perusahaan start up yang bekerja di co-working space. Ini lebih hemat daripada harus menyewa gedung atau ruko untuk dijadikan kantor.

Jangkauan pasar

Dalam menjalankan bisnisnya, pengusaha zaman dulu dihadapkan dengan kendala jangkauan pasar yang masih terbatas. Pengguna produk atau jasa mereka cenderung berasal dari kota yang sama. Juga biaya untuk promosi masih mahal. Berbeda sekali dengan zaman modern seperti sekarang. Dengan memanfaatkan internet, pelaku bisnis skala kecil pun bisa memasarkan produknya lebih luas hingga ke kota, negara, bahkan benua yang berbeda dengan biaya promosi yang lebih murah.